24 Juli 2007

Alasan Mengapa Istri Saya Kabur

Bagi yang berminat menjadi istri saya tolong telaah pengalaman hidup keluarga saya. Ini saya ungkap agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari karena saya hanya kenal komputer dan bukan orang yang romantis. Perhatikan baik-baik, saya akan mengutip contoh percakapan saya dengan istri saya dulu di siang yang bolong.

Saya : (Pulang telat  dari kantor) "Selamat malam sayang, sekarang saya logged in."
Istri : Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?
Saya : Bad command or  filename.

Istri : Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!
Saya : Errorneous syntax.  Abort?

Istri : Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?
Saya : Variable not  found...

Istri   : OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.
Saya : Sharing Violation. Access denied...

Istri : Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?
Saya : Too many parameters...

Istri : Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang "idiot"  sepertimu.
Saya : Data type mismatch.

Istri : Kamu tidak berguna.
Saya : It,s by Default.

Istri : Bagaimana dengan gajimu?
Saya : File in use ... Try later.

Istri : Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?
Saya : Unknown Virus.
Read More

22 Juli 2007

Lolly n Joke

Kena Tilang
Category: Other

Kena Tilang

Seorang pegawai terlambat pergi ke kantor, ia tergesa-gesa dengan motornya. Sialnya ditengah jalan terjadi razia dadakan oleh polisi. Prriiittt.., motornya dihentikan oleh polisi. "Mana surat-suratnya!", kata polisi.

Sialnya ternyata si pengendara motor itu nggak bawa SIM. "Kamu saya tilang!", seru polisi.
"wah, jangan pak, damai saja ya pak..", kata si pengendara sambil memberi uang 20 ribuan.
"Ya sudah, kamu pulang lagi, ambil dulu surat kelengkapan yang kurang!".

Si pengendara akhirnya pulang untuk mengambil SIM dan kembali berangkat ke kantor untuk bekerja. Priiitttt.., si pengendara diberhentikan polisi lagi.

"Ada apa lagi sih pak?", kata si pengendara.
"Anda tidak pakai helm!", kata polisi.
Sial banget, gara-gara pulang mengambil SIM malah kelupaan helm, akhirnya si pengendara pulang mengambil helmnya setelah terkuras 20 ribu lagi.

Di tengah jalan saat kembali ke kantor, priiittttt!,
"Nih.. surat-surat lengkap, helm udah bawa, serakah amat, ada apa lagi sih pak?", kata pengendara.

"Surat lengkap, helm sudah dipakai.. sekarang motornya mana!!???", seru polisi.
Tags: joke

Lolly's Site.

Awalnya aku cuma tertarik sama pic profilnya. Waaaw sexy neh... Pas aku buka-buka lainnya, aku sempat sedikit ngomel. Pelit amat loooh...

Iseng aku invite, eh diaccept. Tanpa pikir panjang aku lansung tancep gas ke rumah Lolly. Ternyata yang aku temukan di sana berbeda jauh sama yang aku bayangkan semula (ga ngeres ko Lo...)

Disitu aku malah keasyikan di kolom review yang isinya joke joke segar. Bener-bener bikin aku segar setelah seharian sibuk di pekerjaan. Makanya aku tertarik untuk bikin ulasan sedikit tentang Lolly n site nya.

Cukup melirik sepintas, orang akan mengatakan kalo situs Lolly memang amat menarik, khususnya untuk kalangan cowok. Tapi buat aku yang paling menarik tuh suguhan humor-humor Lolly seperti yang aku kutip di atas.

Sengaja aku pilih judul yang itu karena aku memang paling suka joke tentang apa aja yang mengandung kritikan sosial, terutama yang mengangkat kebobrokan (apa kebodohan ya..?) aparat kita.

Terus terang aku jadi inget kejadian di perempatan terminal Sidareja dimana waktu itu lampu menyala merah dan ada delman nyelonong terus. Polantas yang ada disitu segera memberhentikan delman itu.

Mungkin Polantas ini masih termasuk kategori baik (ga kaya polisinya Lolly...)
Dengan sopan beliau menyapa tukang delman, "Maaf pak kusir, mengapa tidak berhenti? Apa bapak tadi tidak melihat kalau lampunya merah?"

Karena Polisinya sopan pak kusir pun ikut kalem menjawabnya, "Pak polisi, saya tahu kalau lampunya merah harus berhenti, tapi kuda saya tidak tahu, pak"...

Eh.. kok malah melenceng dari topik. Maaf ya...
Memang topik sex dianggap selalu menarik untuk diangkat dalam segala kisah tentang kehidupan manusia, termasuk dalam bidang perjokean (maaf kalo istilahnya salah) Akibatnya terlalu banyak orang-orang komedian (terutama yang pemula) suka sekali mengangkat tema yang satu itu, dan memang karena paling mudah sih. Cuma kok menurut aku kesannya jadi slapstick, pasaran dan kadang terlalu jorok.

Ah.. just kidding man... mungkin bisa dianggap begitu. Cuma humor kok. Tapi kalo terlalu banyak apa kira--kira ga bikin otak jadi ngeres neh...

Ini sih sekedar opini aku Lo, perbanyaklah joke-jokenya karena kayaknya itu ciri khas MP kamu. Kamu pasti bisa kan ngasih umpan-umpan kritikan sosial ke beliau-beliau yang berwenang dan sewenang-wenang. Kenapa harus melalui joke? Karena kalo kamu ngomong langsung, coba kalo ga dibentak.

Walau mungkin tersentuh, terharu, tersindir,dsb dsb tapi aku yakin mereka akan enjoy menerimanya, apalagi dari cewek secakep Lolly. Kalao beliau-beliau jadi sadar berarti kamu sudah beramal pahala. Kalaupun cuek aja, kamu ga rugi. Kan niatnya cuman bikin orang tersenyum, bukan bikin orang jahat jadi bener.
Mang kiyai..?

He he he... Bravo dah buat Lolly...

Read More

Menanti Sebuah Jawaban

enigma

Apakah aku perlu
mengemas air mata?
Sebab ada yang tidak
peduli, ada yang memilih
untuk bergegas masuk ke
sebuah ruangan, sebelum
aku dapat memasukinya.

Aku sungguh percaya pada
kegelisahan dan kesedihan.
Dua hal yang sejenis dan selalu
bersisi-sisian. Mereka seperti
dua pandir yang tidak lelah
menguatkan keadaan genting.

Saat aku berkilah pada mereka
bahwa aku telah berdoa, selalu
saja ada yang mengusik dan
terpingkal-pingkal di pojok.


Aku harus mengerti bahwa banyak
nukilan hidup yang harus cepat-
cepat diselesaikan tanpa meminta
banyak orang untuk mengetuk pintu.

Tuhan pun tidak ada,
meski ia mengaku slalu setia.


2007
Buat Novieta Tourisia
Ve, thanks! It means a lot to me.
I feel much much better.
I'll keep happy, dear. I'll keep happy.



Pertama kali aku buka MPnya mba rsaraswati aku ga begitu tertarik. Malah aku sempat komentar dalam hati "situs kok gelap gulita begini ?"

Tapi setelah aku buka beberapa bagian aku seperti menemukan sosok misterius yang menarik disitu. Semakin banyak aku buka aku semakin terpikat dan tak mau beranjak pergi. Apakah aku sedang jatuh cinta lagi? Apa iya ada puber kelima? He he he... sorry, just kidding. Kembali ke Lap...top...

Puisi mba Rieke yang aku kutip diatas adalah bagian pertama yang aku buka dan aku terpekur lama disitu. Aku eja huruf demi huruf, kata demi kata, mencoba mencari jawaban mengapa aku merasakan sesuatu di situ.

Dari aku mengetikan titik terakhir tadi, sudah dua batang rokok aku habiskan. Tapi entahlah, aku tetap tak tahu. Dan mungkin takkan pernah tahu. Yang aku tahu puisi itu bagaikan aliran hidupku.

Benar kawan. Aku bahkan tersentak oleh bait terakhirnya. Dan kalau boleh aku bertanya pada-Mu Ya Tuhanku. Benarkah Engkau setia....?

Read More

18 Juli 2007

Saya Belajar


Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya.
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang
saya cintai...

Saya belajar,
bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun
kepercayaan dan
hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya...

Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan
semangat hidup saya kembali serta
orang yang begitu perhatian pada saya....

Saya belajar,
bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan
banyak hal dan kami
selalu memiliki waktu terbaik....

Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau
dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati...

Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian
seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....

Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya
dan untuk itu saya harus memaafkannya......

Saya belajar,
bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain....,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus....

Saya belajar,
bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu,
dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara
kesedihan saya...

Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi,
tapi semua itu tergantung dari
diri mereka sendiri....

Saya belajar,
bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya
telah lakukan....

Saya belajar,
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda....

Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah
siapa saya ini sebenarnya....

Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau
serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan,
kecuali saya ingin sakit hati....

Saya belajar,
bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan
emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai
diri saya...

Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah,
tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan
berlaku bengis....

Saya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat
perpisahan dengan orang yang saya cintai...

Saya belajar,
bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering
diambil segera dari kehidupan saya....

Selamat belajar , semoga kamu sadar.. !!

*** Love doesn't make the world go round.
*** Love is what makes the ride worth while.
Read More

Pasang USB Tambahan

Universal Serial Bus atau yang lebih kita kenal dengan sebutan usb adalah port I/O yang paling populer saat ini. Hampir seluruh peralatan elektronik yang bisa dikoneksikan dengan komputer mempergunakan port ini, mulai dari printer, kamera sampai ponsel.

Pesatnya perkembangan port yang sudah sampai ke versi 2.0 ini mendorong vendor motherboard menambah jumlah port baik yang sudah bulit in maupun sekedar soket untuk port tambahan. Pada sebagian motherboard tipe bagus bahkan sampai menyediakan 4 port built in di bagian belakang CPU dan 6 soket port tambahan.

Untuk casing CPU model terakhir, biasanya menyediakan port usb tambahan di bagian depan casing. Ini untuk memudahkan pemasangan kabel usb untuk peralatan yang sifatnya temporary, seperti ponsel atau kamera digital. Port di bagian belakang biasanya hanya untuk memasang peralatan yang bersifat tetap,  seperti printer atau scanner. Kebayang nggak sich, kalau kita harus bolak-balik ke belakang CPU hanya untuk mengganti peralatan usb.

Untuk anda yang pada casing CPU tidak memiliki port USB pada bagian depan atau yang membutuhkan lebih dari 2 port, anda bisa berkreasi sendiri membuat port tambahan. Tidak perlu modal besar atau pengalaman teknis lebih.

Memang ada usb hub di pasaran dengan harga relatif murah yang biasanya berisi 4 percabangan. Namun perlu diingat, walaupun bisa terpasang 4 alat namun karena port aslinya hanya satu buah kadang menimbulkan konflik driver ataupun peralatan.

Untuk membuat ekstra port yang dibutuhkan hanya kabel port usb, cutter, lem besi atau superglue dan yang pasti motherboardnya harus memiliki ekstra port. Untuk itu anda perlu membuka casing lalu diperiksa setiap sisi motherboard. Cari soket kecil yang sebenarnya berjumlah sepuluh pin namun salah satu pin nya kosong. Biasanya tidak jauh dari soket  itu ada keterangan “usb port”

Tahap pertama anda perlu melepas penutup bay yang tidak digunakan pada bagian depan casing CPU. Kebanyakan Casing menyediakan 3 atau 4 bay dan yang digunakan paling banyak 2 bay untuk CDROM dan CDRW. Caranya rogoh (jawa. Red) bagian dalam tutup bay, lalu gunakan ujung jari untuk melepas pengait kecil di kanan kiri tutup. Ada sebagian casing yang menutup bagian dalam bay dengan plat, lepas dulu plat tersebut.

Lubangi tutup bay menggunakan cutter sesuai dengan ukuran port yang akan dipasang. Pasang port pada lubang tersebut dan bantu dengan lem. Hati-hati bila mengelem bagian plat dan konektor port terutama bila menggunakan superglue. Plat port yang bolong-bolong bisa menyebabkan lem masuk dan mengenai bagian konektor yang pada akhirnya menutupi permukaan konektor. Hasilnya pada saat digunakan konektor pada port dan kabel usb tidak dapat menempel sempurna. Penggunaan lem besi yang masuk ke bagian dalam port dapat menghalangi masuknya ujung kabel usb.

Test menggunakan kabel usb. Kalau keluar masuknya ujung konektor kabel ke port lancar dan pada saat kabel dicabut port tidak ikut tercabut dari tempatnya, pekerjaan anda sementara dapat dikatakan sudah OK.

Tahap selanjutnya adalah memasang ujung kabel port tambahan tersebut ke motherboard. Ini menuntut anda untuk cermat dan hati-hati. Langkah awal yang bagus anda harus mencari tempat yang nyaman, leluasa dan terang.

Kabel usb umumnya terdiri dari empat warna standar, dengan urutan sebagai berikut : merah (VCC), putih (+), hijau (-) dan hitam untuk ground.

Pada soket ada 9 pin  yang terbagi menjadi dua baris dengan urutan fungsi sama dan sejajar. Anda bisa mulai memasang dari baris yang berisi 4 pin (1 pin kosong sebagai patokan). Pertama pasang kabel hitam, lalu hijau, putih dan terakhir merah.

Baris yang terisi 5 pin dipasangi soket kabel dengan urutan warna sama dengan sebelumnya dimulai dari pin kedua. Pin pertama (yang sebelahnya pin kosong) biarkan saja, toh kabelnya juga cuma 4 kan?

Lakukan tes akhir. Nyalakan CPU. Siapkan alat yang menggunakan usb, printer misalnya. Colokan kabel ke port yang dibuat tadi. Bila muncul pesan New Hardware Found, lanjutnkan menginstal driver yang diminta. Lakukan tes print. Bila semuanya lancar dapat dipastikan pekerjaan anda berjalan sukses. Kalau belum bisa terdeteksi periksa ulang pemasangan kabel baik itu ke soket motherboard maupun ke port tambahan. Bila perlu ukur menggunakan multimeter atau AVOmeter.

Pasang kembali tutup bay pada tempatnya dan anda kini telah memiliki ekstra port usb untuk meringankan pekerjaan anda. Tak perlu lagi kan membolak-balik CPU atau gonta-ganti kabel USB?


Read More

16 Juli 2007

Mengatasi Canon Blinking

Sudah bukan hal aneh bagi pemilik printer Canon saat alat cetak mogok kerja disertai kedipan lampu warna orange dan hijau bergantian. Ada beberapa macam blinking pada printer Canon. Namun yang akan dibahas kali ini adalah blinking sekali orange sekali hijau bergantian.

Pesan yang muncul saat kedipan ini terjadi bisanya “waste ink tank full” atau “ink absorbeb full”. Ini terjadi karena penampungan tinta buangan penuh akibat sering head cleaning atau mengisi tinta terlalu penuh sehingga pada saat cartridge dipasang tinta merembes keluar melalui printhead.

Banyak toko atau tempat service komputer yang melayani pebaikan error ini dengan tarif bervariasi antara 50 sampai 75 ribu rupiah. Hanya saja hanya satu atau dua tempat saja yang melakukan perbaikan tuntas. Kebanyakan hanya melakukan proses instal ulang EEPROM saja atau yang lebih dikenal dengan nama flash, tanpa mau repot-repot membongkar-bongkar printer.

Perlu diketahui bahwa sumber penyakit dalam kasus blinking ini adalah bak tampungan tinta yang penuh. Untuk menghindari kebocoran tinta, sensor mengirim pesan ke prosesor printer untuk menghentikan kerjanya. Sayangnya sensor hanya mengenali penampungan penuh saja tanpa bisa mengenali kalau bak sudah dikosongkan. Walaupun sudah dibersihkan, printer tetap tidak mau bekerja tanpa kita mereset counter EEPROM melalui proses flashing.

Hanya diflash, printer memang bisa kerja kembali. Tapi jangan lupa, tanpa pembersihan bak tinta sumber penyakitnya belum hilang. Seperti kita tertusuk duri lalu disuntik bius. Sakitnya tidak terasa tapi durinya masih tetap ada. Begitu pengaruh biusnya hilang, terasa lagi rasa sakitnya.

Jadi tak ada salahnya bila kita menemukan kasus semacam itu, minta petugas service untuk membersihkan bak penampungan tinta. Bila perlu ditunggu, prosesnya tidak memakan waktu lama kok.

Atau kalau memang anda mau sedikit menyingsingkan lengan baju, tidak sulit untuk mengerjakannya sendiri. Berikut kita bahas langkah-demi langkahnya.

Siapkan printer di tempat yang aman dan nyaman. Beri alas kain yang tidak terpakai untuk menghindari ceceran tinta. Siapkan alat berupa obeng plus dan pinset atau tang lancip untuk mengambil busa atau pakai tangan saja juga bisa kalau memang anda tidak takut kotor.

Langkah pertama adalah membuka tutup atas dan tutup depan printer. Buka dua sekrup dibagian depan lalu angkat casing printer.

Lepas PCB pada plat rel cartridge dengan membuka tiga buah sekrup. Lepas konektor kabel pompa tinta.

Buka sekrup pada bagian belakang rel dibawah posisi PCB, 2 sekrup pada rel cartridge, 1 pada sisi kanan dan 2 pada sisi kiri. Angkat rel cartridge. Kabel-kabel tidak perlu dilepas apalagi pada tipe PIXMA kabel langsung disolder pada PCB tanpa soket.

Buka sekrup pada pompa tinta, 3 di bagian depan dan 1 di bagian belakang. Angkat pompa, hati-hati dengan sisa-sisa tinta yang ada jangan sampai tumpah.

Angkat busa peresap pada bak penampungan tinta dengan hati-hati. Ada 2 buah busa satu besar dan satu kecil. Ambil lalu bersihkan dengan air. Cara paling efektif adalah dengan meremas-remas busa di bawah kucuran air kran. Setelah bersih jemur sampai kering.

Beres membersihkan busa, rakit kembali printer. Hati-hati jangan ada yang kelewat, terutama pemasangan per pada roller

Setelah terakit dengan sempurna, siapkan komputer dan sofware untuk proses flashing. Ada beberapa software untuk printer yang berbeda, yaitu :
A1800 untuk i320
A1600/A1900 untuk i255, i350, i355
T5061 untuk ip1000
T3164 untuk reset Main Waste dan Platen Waste ip1500

Salah penggunaan software akan menyebabkan seri printer berubah dan atau alamat data didalam EEPROM cacat (defect) dengan efek kegagalan inisialisasi pada saat pertama dinyalakan setelah reset dan atau nilai counter tidak valid.

Pastikan driver printer sudah terinstal pada komputer.
Pasang kabel power dan nyalakan printer. Sambungkan kabel usb. Bila muncul pesan “New hardware found” tunggu sampai proses instal driver selesai.

Buka program General Tool sesuai dengan tipe printernya.
Pilih port usb yang dipergunakan (1). Klik “Set Destination” (2). Klik “Device ID” (3) akan muncul tipe printer dan nomor seri. Klik “Eeprom Dump” (4). Klik “Eeprom Information” (5) akan muncul informasi printer termasuk tanggal produksi dan tanggal reset. Bila printer sudah pernah direset, kedua tanggal tersebut tidak sama. Kegagalan proses flashing atau terlalu sering diflash karena bak tidak dibersihkan akan menyebabkan informasi tersebut kacau dan mengakibatkan proses kerja pada sistem printer ikut kacau.

Terakhir klik “Test Patern” (6). Jangan lupa centang dulu pada kotak cleaning dan clear eeprom. Printer akan melakukan headcelaning dan testprint. Matikan printer dan nyalakan kembali.

Kalau semua proses sudah berjalan dengan benar, printer anda akan kembali normal.
Selain untuk reset, General Tool juga bisa untuk melakukan tes-tes yang lain seperti “Heat Run” untuk memeriksa pemanas printhead. Cleaning Endurance untuk membersihkan printhead lebih lanjut. Cap Wipping Endurance untuk tes karet pembersih printhead. Ink Consumption untuk membersihkan kapiler dalam printhead untuk masing-masing warna (Cyan, Magenta, Yellow dan Black)

Software General Tool tersebut bisa di download di sini Filenya dalam bentuk zip yang tidak terlalu besar, 9,9MB untuk i255 dan 7,8 MB untuk ip1000.

Oke, Bos. Selamat berburu software dan mencoba bongkar-bongkar sambil menikmati cipratan tinta. “Tidak kotor kan tidak kreatif….” kata iklan di tipi.

Download tool lain :
ip1100
ip1600
ip1500
epson
c58


Read More

15 Juli 2007

Mencintai Orang Yang Spesial

#Pindahan Multiply

Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak dicintai olehnya.
Tetapi lebih menyakitkan bila mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yang kamu rasakan.

Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang

Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum bertemu.
Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut

Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu.
Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka.

Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita.

Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama.

Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang pernah kamu rasakan.

Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu ??
Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada.

Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga !!!
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh didalam hati mereka.
Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh didalam hatimu.

Ada hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang dari mereka kamu ingin dengar.

Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun kamu tidak mendengar itu dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya.

Jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba.
Jangan menyerah selama kamu merasa masih dapat maju.
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk
membangun kembali kepercayaan.

Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu.
Jangan melihat kekayaan, itu bisa menghilang.
Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum karena sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah.
Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum.

Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang, kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia.
Berharaplah bahwa kamu dapat bermimpi tentang dia, yang berarti mimpilah apa yang ingin kamu mimpikan, pergilah kemana kamu ingin pergi, jadilah sesuai dengan keinginan kamu, karena kamu hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang kamu inginkan.

Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu
bahagia.

Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain.
Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang itu juga.

Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan menyenangkan.

Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai keinginan kita.
Dengan kata lain kita mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka.

Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal. Mereka hanya membuat segala hal yang datang dalam hidup mereka.

Kebahagiaan adalah bohong bagi mereka yang menangis, mereka yang terluka, mereka yang mencari, mereka yang mencoba.
Mereka hanya bisa menghargai orang-orang yang penting yang telah menyentuh hidup mereka.

Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan air mata.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan.
Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum.
Hiduplah dengan hidupmu, jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu menangis.

May the PURE of LOVE always in your heart.

Read More

Cinta Sejati

Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai 1 ama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun,langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.

Suatu hari,datang awan...begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.

Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain. Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya,laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya. Tapi tentu saja tidak berhasil.

Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu. Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan ... Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit. Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih.

Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan. Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit,di situlah mereka sedang pacaran.
Read More

12 Juli 2007

Kehadiran

 Seorang laki-laki pergi ke luar negeri untuk bekerja dan meninggalkan gadis tunangannya tersedu-sedu. "Jangan khawatir, aku akan menulis surat untukmu setiap hari", katanya.

Selama bertahun-tahun laki-laki itu memang menulis surat untuk tunangannya. Karena dia senang dengan pekerjaannya, dia tidak merencanakan untuk pulang dalam waktu dekat.

Suatu hari, dia menerima undangan pernikahan. Ternyata kekasihnya akan segera menikah. Dengan siapa? Dengan tukang pos yang tiap hari mengantar surat yang dia tulis. Jarak pemisah telah membuat hati berubah. Lelaki malang itu merenung, "Lho, apa salahku. Aku mengiriminya surat-surat, coklat, dan bahkan bunga-bunga".

Ketika dalam suatu hubungan terjadi masalah, daftar barang-barang yang telah diberikan atau hal-hal yang telah dilakukan  untuk seseorang, akan tiba-tiba muncul untuk dipermasalahkan. Kita akan berkata "Saya telah memberimu ini dan itu... Saya telah melakukan semuanya demi kamu". Tampaknya cinta dapat dibuktikan secara mudah hanya dengan pemberian hadiah-hadiah dan perbuatan baik. Namun, walaupun hadiah-hadiah itu penting juga, cinta memerlukan hal yang mendasar: KEHADIRAN. Kehadiran sang kekasih, kehadiran orang yang dicintai.

Pengamatan saya terhadap anggrek ibu saya dapat dijadikan contoh. Saat ibu saya pergi agak lama, bunga-bunga itu tampak tak subur dan banyak diantaranya yang layu. Tapi saat ia kembali hadir, bunga-bunga itu mekar dengan indahnya. Padahal ibu saya tidak melakukan hal-hal yang luar biasa. Ia hanya memberikan banyak waktunya untuk berbicara dan merawat mereka.

Saya kira, orang lebih memerlukan kehadiran perhatian dan kepedulian. Cinta secara fundamental adalah sebuah komitmen terhadap seseorang. Kita dapat mempunyai komitmen terhadap bisnis, pekerjaan, hobi, olahraga, maupun keanggotaan di klub, tetapi dapat dikatakan dengan tegas: semua itu tidak dapat mencintai kita.

Hanya orang lain yang dapat membalas cinta kita, dan untuk itu, komitmen tertinggi sebagai manusia adalah memberikan waktu kita dengan orang yang kita cintai. Dan karena manusia memerlukan kasih sayang dan makanan, hadiah-hadiah material hanya dapat - secara terbatas - membantu untuk mengembangkan cinta. Tapi itu semua tidak dapat menggantikan kehadiran pribadi, yang merupakan hadiah terbesar!

Seseorang begitu sibuk dengan pekerjaannya. Dia yakin harus bekerja keras, karena dia mencintai ayahnya yang sedang sakit kanker. Dia harus membeli obat-obatan yang mahal. Saudara-saudaranya yang lain tetap tinggal dengan ayah mereka hampir setiap saat. Mereka memandikannya, bernyanyi untuknya, menyuapi makan, ataupun sekedar menemani sang ayah.

Suatu hari dia sakit hati. Dia mendengar sang ayah berkata kepada ibunya, "Semua anak-anak kita mencintaiku kecuali dia".
"Bagaimana mungkin?", pikir nya.
"Bukankah aku yang bekerja mati-matian untuk mendapatkan uang guna membeli semua obat-obatan? Saudara-saudaraku bahkan tidak berbagi sebesar yang aku berikan".

Suatu hari, Dia pulang larut malam seperti biasanya. Dia mengintip untuk pertama kalinya, ke dalam kamar di mana ayahnya berbaring. Dia melihat ayahnya masih terjaga, dia memutuskan untuk datang mendekat di samping tempat tidur ayahnya.

Ayahnya memegang kedua tangannya dan berkata, "Aku merindukanmu. Aku sudah tidak punya banyak waktu lagi. Tinggalah dan temani aku".

Dan itu yang ia lakukan, semalaman ia tinggal menemani ayahnya, berpegang, menggenggam tangannya. Pagi harinya dia berkata pada semua orang, "Aku mengambil cuti. Aku ingin menemani Ayah. Mulai saat ini aku akan memandikan dan bernyanyi untuknya".

Sebuah senyum bahagia muncul menghias wajah ayahnya. Kali ini ia tahu anaknya begitu mencintainya.

 ** Seorang anak kecil memerlukan kehadiran orang-orang yang kita cintai. Orang dewasapun memerlukannya **
Read More

Kupu-kupu

Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga.  Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.  
 
"Sedang apa kau disini anak muda?" tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua. "Apa yang kau risaukan..?"  

Anak muda itu menoleh ke samping, "Aku lelah Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?" 

Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, "Di depan sana, ada sebuah taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku. 

Mereka berpandangan. 

"Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu" sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.  

Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang gelisah itu. 

Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya semakin liar. 

 Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat. Sampai akhirnya ada teriakan, "Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah." 

Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan. Ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.  

"Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?" Sang Kakek menatap pemuda itu. "Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu." 
"Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri."  

Kakek Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya. 

 Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya. 

Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.  

Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.

 Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu "hinggap" di hati kita, namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya. 

Arsip Multiply

Read More

Batu Besar

Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, "Okay, sekarang waktunya untuk quiz."

Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada kelas, "Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?"

Semua mahasiswa serentak berkata, "Ya!" Dosen bertanya kembali, "Sungguhkah demikian?" Kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-kerikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu.

Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada kelas, "Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"

Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab, "Mungkin tidak."

"Bagus sekali," sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas, "Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"

"Belum!" sahut seluruh kelas.

Sekali lagi ia berkata, "Bagus. Bagus sekali." 

Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, "Tahukah kalian apa maksud illustrasi ini?"

Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, "Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya."

"Oh, bukan," sahut dosen, "Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari illustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan batu besar terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya."

Apa yang dimaksud dengan "batu besar" dalam hidup anda? Anak-anak anda; Pasangan anda; Pendidikan anda; Hal-hal yang penting dalam hidup anda; Mengajarkan sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang kau cintai; Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau semua yang berharga.

Ingatlah untuk selalu memasukkan "Batu Besar" pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka  hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.

Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri anda sendiri: "Apakah "Batu Besar" dalam hidup saya?" 
Lalu kerjakan itu pertama kali." 
Arsip Multiply 

Read More

10 Juli 2007

Nilai = Hasil ???

Nilai-nilai seharusnya mengikuti perubahan materi

Saya pernah tergelitik oleh sebuah pertanyaan, manakah yang lebih penting antara materi dengan nilai-nilai dibalik materi?

Dengan pertanyaan yang lebih sederhana, Jika saya punya handphone, handphonenya dulu atau kemampuan mengoperasikannya? Yang jelas mereka yang punya HP pasti akan lebih cepat menguasai feature di hp daripada yang tidak punya. Tetapi benarkan kita telah menguasai segala seluk beluk pemakaian hp dengan berbagai konsekuensi yang mengiringinya.

 Ada ilustrasi
" ada suatu suku terasing di sebuah hutan belantara. Pola hidupnya sederhana, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mengandalkan pada hasil hutan dan berburu. Pakaian yang mereka kenakan hanya dari kulit kayu dan daun-daunan. Pemerintah menyadari bahwa ada kesenjangan di sebagian penduduknya tersebut. Makanya, pemerintah mencanangkan suatu program, penduduk terasing harus memakai celana seperti orang-orang tinggal di kota. Pemerintah membagikan celana dan baju kepada seluruh penduduk di wilayah terasing tersebut."

Tentu saja mereka bersuka ria telah mendapatkan pakaian yang lebih nyaman dan hangat. Namun apa yang kemudian terjadi --- tiga bulan kemudian suku terasing tersebut memberontak kepada pemerintah ---- mereka menganggap pembagian pakaian tersebut adalah upaya pemerintah untuk membunuh penduduk secara pelan-pelan. Mereka menyerbu kota dan menghancurkan infrastruktur di kota yang dianggap tidak beritikat baik pada budaya mereka.

 Apa yang sebenarnya terjadi?
Ternyata tiga bulan setelah pembagian pakaian terjadi wabah penyakit kulit yang luar biasa. Terjadi wabah penyakit kudis dan gudikan yang luar biasa. Rupanya selama tiga bulan pakaian itu mereka kenakan terus menerus tanpa pernah dicuci.

 Jadi siapa yang bersalah?
Yang bersalah adalah KARENA MATERI DIBERIKAN TETAPI NILAI-NILAI DI BALIK MATERI TERSEBUT TIDAK TURUT DITANAMKAN.

Bahasa jawanya, "tidak ada direction for usenya" -- didalam masyarakat, tentunya direction for use tidak cuma dalam tataran 'teknis' tetapi juga moral.

 Saya sudah tulis ngalor ngidul sebenarnya berangkat dari ide sederhana? Kira-kira apa ya nilai-nilai sosial yang mengikuti pemilikan Handphone (HP)?

 Saya punya usulan, barangkali ini bisa jadi kode etik dalam pemakaian hp,
1. Angkat HP sebelum dering ke-3

2. Jika Nama kita belum terecord, di no HP yang jadi tujuan kita, sebaiknya begitu HP terangkat kita harus langsung sebutkan nama kita sebagai orang yang ingin memulai dalam berkomunikasi.

3. Sering terjadi --- nama kita sudah terecord di suatu HP--- tetapi pada saat diangkat diseberang sana menanyakan --- "saya bicara dengan siapa?", Sakit hati nggak? Langsung sebutkan aja nama yang menghubungi kita.

Persoalannya adalah kita sering mengangkatkan Hp orang lain --- saat itu mungkin sedang tidak di tempat--- tetapi tetap saja sebutkan namanya yang menghubungi, dan katakan bahwa pemilik hp sedang tidak berada di tempat tersebut.

4. Jika hp kita ketinggalan di suatu tempat, pada saat kembali Kita temukan banyak misscall -- apalagi dari orang yang kita kenal --- kita berkewajiban untuk menelpon balik dan meminta maaf. Kewajiban telpon balik nilainya setara dengan menjawab pada saat orang mengucap salam pada kita.

5. Jika ada sms kita wajib menjawabnya apa lagi dari orang yang kita kenal. Sms itu berbiaya namun hal tersebut merupakan resiko kita sudah memberitahu nomer kita kepada orang lain. Ini cumalah ide kecil, pasti ada ide lain yang lebih baik. Jangan sampai cerita dari pedalaman ini terjadi pada kita. Semoga dari hari ke hari bangsa kita menjadi lebih baik, semakin berbudaya, anti Illegal loging, anti korupsi. Pro-pendidikan 

Agaknya memang harus seperti itu pakde.
Tahun lalu saya pernah membuat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Adi Satria. Kegiatan intinya saya membuat buletin bulanan mengenai komputer yang saya berikan gratis. Lalu saya adakan kursus teknisi untuk guru komputer SLTP dan SLTA serta kursus MS Office untuk perangkat desa dan kalangan pesantren yang saya berikan secara gratis disamping kursus reguler yang komersial.

Maksudnya saya ingin menzakatkan sebagian dari pendapatan usaha kursus dan service komputer saya sesuai bidang yang saya tekuni. Pada awalnya saya sangat gembira pakde dengan kegiatan itu.

Namun pada akhirnya saya harus bersedih. Satu persatu teman baik saya balik memusuhi saya. Bermacam sms tidak enak mampir ke hp saya. Rasa ketakutan mereka begitu besar padahal belum pernah mencoba. Teman-teman teknisi menganggap saya bodoh, pembuat kere dll.

Pikir mereka kalo setiap sekolah sudah ada teknisi, makan apa mereka? Begitu juga teman-teman pengeloa kursus. Mereka lapor ke Diknas dengan alasan persaingan tidak sehat. Berjalan beberapa bulan kegiatan itu saya pending dan sampai sekarang saya hanya bisa berharap kapan bisa melanjutkan kegiatan itu lagi tanpa dimusuhi teman-teman.

Jadi secara garis besarnya pemikiran pakde betul.
Saya sudah memberikan hp ke pacar saya tapi tidak bisa memberikan pengertian ke calon mertua saya kalo hp itu alat komunikasi. Sehingga pada saat meja makan mertua sedikit goyang, diambillah hp kesayangan saya untuk ganjel meja.

Mungkin benar kata-kata pakde, tidak selamanya kebaikan itu diterima baik.
Harus bagaimana?
Saya sendiri juga bingung....
Makasih pakde...

 Kutipan diatas adalah sepenggal gendu-gendu rasa (jawa) saya dengan pakde Akmal. Saya tidak menyebut itu sebagai diskusi karena tidak ada pemecahan yang dicari disini. Kita sekedar berbagi mengungkapkan unek-unek dalam hati. Menarik sekali isi jurnal-jurnal pakde Akmal walaupun dikemas sederhana tapi memikat.

Mungkin ada pesan tersirat di situ, dimana pakde ingin menyampaikan bahwa mutiara tidak selalu ada di almari kaca. Didasar lautan penuh karang dan berlumut pun kita bisa menemukan keindahan mutiara itu. Kesederhanaan, itu yang tertangkap sejak pertama kali saya membuka situs ini. Saya hanya menemukan satu jurnal saja, tetapi setelah saya telaah panjang saya bergumam dalam hati. Andai saja jurnal jurnal itu terus bertambah...

 Mengemas wacana yang dalam secara ringan dan mudah dimengerti serta tidak terkesan menggurui. Itu yang paling saya sukai. Saya tunggu jurnal lainnya pakde. Semoga kesibukan pakde tidak menyurutkan kemauan untuk berbagi....
Terima kasih
Read More

08 Juli 2007

Anak dan Komputer

Aku ingin berbagi untuk membahas software-software dan tips trik untuk pengenalan dan pembelajaran komputer bagi anak-anak. Penanaman dasar-dasar komputer sejak dini dapat merangsang dan mengarahkan perhatian anak terhadap teknologi yang semakin dibutuhkan di masa yang akan datang.

Selama ini orang tua sering salah pengertian bahwa komputer bagi anak tak lebih dari sarana bermain game tak ubahnya play station. Padahal dengan pengarahan dan perangkat lunak yang tepat, anak bisa mulai belajar mengenal aplikasi.

Pengarahan itu tidak boleh dipaksakan. Biarkan anak belajar sesuai dengan kemapuan nalar dan minatnya. Usahakan anak agar terpancing untuk mempelajari sesuatu tanpa merasa dipaksa. Orang tua hanya memberi penjelasan pada saat anak menanyakan sesuatu. Berikan penjelasan dengan jelas dan mudah dipahami anak tapi tidak melenceng dari kajian teknis. 


Berikan perumpamaan-perumpamaan yang bisa dimengerti anak. Bila ada pertanyaan yang kita kurang menguasai lebih baik kita menahan diri dan segera mencari informasi. Jangan biasakan untuk mengarang sendiri karena bagi anak-anak apa yang pertama kali tertangkap dalam otaknya akan melekat kuat dan sedikit sulit untuk meralatnya di kemudian hari.

Seperti yang saya alami sendiri, anak saya Adi mulai mengenal komputer pada umur satu tahun. Aplikasi yang pertama kali dikuasai adalah game Roadrash. Pada permainan tersebut rem menggunakan huruf X dan Z untuk gas. Pada saat saya mulai mengenalkan aplikasi anak untuk mengenal huruf, sulit sekali untuk merubah bila huruf Z harus dibaca jet, bukannya gas.

Dalam mengenalkan suatu aplikasi saya tidak secara langsung menyuruh anak untuk membuka program tersebut. Saya Cuma membuka-buka program saat anak berada dekat komputer. Perlu waktu beberapa hari sampai anak saya menanyakan “itu sih buat apa, yah?” 


Setelah ada ketertarikan baru saya mulai menerangkan sedikit demi sedikit.

Pertama kali saya kenalkan adalah software mewarnai gambar. Setelah kelihatan sedikit bosan saya kenalkan lagi software mengenal huruf, musik dan mengenal huruf arab.

Karena software itu memang dibuat sedemikian rupa dengan memasukkan unsur game di dalamnya, anak pun betah dan tak terasa anak telah banyak belajar sesuai perkembangan otaknya.

Seringkali Adi memperhatikan saya bekerja dan mulai mau mencoba-coba aplikasi semacam MS Word atau CorelDraw. Saya biarkan dia berimajinasi sendiri dengan susunan huruf atau gambar yang entah apa maksudnya. Biarkan saja. Sekali kali saja dipancing untuk menulis namanya atau ayah, ibu, dll

Dengan begitu, anak tidak hanya mengenal game semata. Tapi bila sewaktu-waktu main game juga jangan dilarang.

Saat ini dalam umur 5 tahun Adi sudah mulai bisa menggambar mobil atau kereta menggunakan CorelDraw atau Visio atau menjahili photo ibunya dengan CorelPhotopaint.

Selain pengenalan aplikasi, anak juga perlu diajari cara-cara menggunakan komputer secara tertib. Misalkan mengganti wallpaper, mematikan komputer dengan shutdown atau menunggu sampai scandisk selesai bila komputer restart karena listrik mati. 


Juga jangan biasakan membuatkan shortcut di desktop untuk game atau aplikasi yang kita siapkan untuk mereka. Ini akan membuat anak selalu ingin mudah saja. Biasakan untuk menyimpan aplikasi dalam startmenu. Bimbing anak untuk membukanya dari sana. 

Lagipula terlalu banyak icon pada desktop akan merusak pemandangan wallpapper dan juga sedikit membebani system. “Gambarnya cemat-cemot” begitu kata Adi setiap kali melihat layar desktop yang bertaburan icon.

Aplikasi apa saja yang saya berikan untuk Adi? Ini yang akan kita bahas dalam setiap edisi.

DRAWING FOR CHILDREN
Aplikasi freeware sebesar 1,7MB yang support Windows 98, ME dan XP ini saya download dari website : www..cs.uu.nl. Anda hanya perlu menginstal sebentar dan anak sudah bisa menggunakannya untuk mengasah imajinasinya tanpa anda perlu keluar uang ekstra untuk membeli pensil warna dan kertas. Atau anda juga tidak perlu terlalu sering mengecat rumah karena penuh goresan pensil di dinding rumah.

Tampilannya sederhana. Kita bisa memilih menggunakan pensil, kuas ataupun semprotan untuk membuat gambarnya. Memilih warna juga mudah, tinggal klik kotak-kotak warna di toolbox sebelah kanan atas. Selain itu ada semacam template dan shape atau bentuk-bentuk gambar siap pakai yang bisa dimanfaatkan anak untuk membuat sesuatu. Gambar yang sudah dibuat bisa dihapus lagi, disimpan dan dicetak.

Tidak terlalu sulit karena semuanya menggunakan mouse. Biarkan anak berkreasi. Cetak dan berikan pujian. “Mamas, gambarnya bagus sekali” Anakpun akan bersorak gembira

Dan kita sebagai orang tua, senang kan punya anak yang kreatif?
Arsip Multiply

Read More

Komputer = Pentium

Ada sepenggal kisah ringan yang sepertinya menarik untuk dijadikan bahan pemikiran kita di waktu senggang.

Sekitar satu bulan lalu ada seorang bapak berseragam keki (pemda) datang kepada kami menanyakan harga satu unit komputer Pentium 4 untuk putranya. Karena kami memang tidak menjual komputer, kami hanya membuatkan spesifikasi teknis dan perkiraan harganya saja.

Dan karena anggarannya minim saya menyarankan penggunaan prosesor Celeron. Bapak tadi menolak dengan alasan Celeron tidak bagus, tanpa bisa menjelaskan tidak bagusnya karena apa.

Beberapa hari yang lalu, Bapak tadi datang kembali ke tempat kami membawa CPU dengan keluhan error. Beliau sudah membeli Pentium 4 di Purwokerto dengan harga jauh di bawah yang saya buatkan oret-oretannya dulu. Setelah saya buka CPU tersebut, saya bertanya kepada Bapak itu. “Katanya tidak mau Celeron kok ini pake Celeron, pak?”


Bapak tadi malah melihat saya dengan pandangan sedikit aneh. “Masa, mas? Kata yang jualnya Pentium 4!”

Setelah itu ceritanya menjadi panjang. Tapi karena sekedar prolog, cukuplah sampai disini saja. Selain Bapak yang tadi, masih banyak bapak-bapak lain yang bernasib sama dengan Bapak Pentium itu. Bukan bapak tadi yang salah, tetapi saya dan teman-teman saya termasuk si penjual komputer itu lah yang berdosa. 


Sebagai orang yang sedikit lebih tahu tentang komputer tak mau sedikit berbagi kepada mereka yang awam. Malah ada kecenderungan untuk memanfaatkan ketidak tahuan sang bapak untuk mencari sesuatu.

Yang saya lihat, masyarakat umum hanya tahu kalau komputer itu adalah pentium dan pentium adalah komputer. Mereka jarang yang menyadari kalau pentium itu hanya bagian kecil saja dari yang namanya komputer.

Mungkin perlu sedikit dibuka pemahaman seperti kita memahami sepeda motor. Dulu masyarakat kita menyebut motor dengan nama Honda. (untuk pihak yang berkepentingan dengan honda mohon maaf, kami tidak bermaksud apa-apa hanya sekedar memberikan contoh). 


Setelah waktu berjalan, nama itu mulai bergeser walaupun belum sepenuhnya benar, soalnya kadang masih terdengar orang bilang “tuku hondane Jupiter MX bae men kaya komeng”

Saya pun punya keinginan seperti itu. Minimal masyarakat bisa memahami bila komputer dianggap sebuah rumah, pentium itu sekedar pompa air, sebuah bagian kecil dari rumah itu walaupun fungsinya vital. Dan pompa air itu bisa bermerk National, Simitzsu atau lainnya bukan hanya Sanyo. 


Prosesor pun tidak hanya pentium. Pentium hanya satu nama dari salah satu produk Intel Corporation. Intel sendiri mengeluarkan cukup banyak prosesor, ada Celeron, ada Presscott. Dari merk Pentium sendiri ada beberapa tipe, ada Northwood, ada Willamette dan lain lain. Dan selain Intel ada pabrikan lain yang turut andil di kancah perprosesoran. AMD dengan Athlon, Duron, Sempron. Lalu ada VIA dengan Cyrix, Samuel dan masih banyak yang lainnya.

Bukannya prosesor merk lain tidak ada yang mempergunakan. Banyak! Tapi si penjualnya mengatakan dengan nama pentium. Seperti hari kemarin ada seorang wiraswasta di bidang seluler dari Gandrung mengatakan komputernya sebagai Pentium III padahal yang digunakan adalah AMD Duron. Salah siapa?


Apa penjualnya juga tidak tahu menahu soal prosesor? Atau sekedar trik dagang untuk bisa menjual komponen murah dengan harga tinggi.

Memang orang dagang itu harus untung sebesar-besarnya. Itu sah! Tapi konsumen tidak seharusnya dibodohi. Mereka berhak mendapatkan apa yang telah dibayarkan. Tidak ada tuntutan hukum menjual mendoan seharga sate kambing. Asalkan konsumen setuju membayar mendoan dengan harga itu, perkara selesai. Yang penting konsumen tahu yang dibeli adalah mendoan, bukan sate. Terlepas dari penambahan fasilitas lain misalkan mendoan tersebut rasa sate atau strawberry.

Saya jadi teringat ucapan Sang Bapak dulu, “ampun Celeron mas lah, mboten sae” Mengapa Celeron dianggap tidak bagus. Apa sih bedanya Pentium dengan Celeron?

Secara sederhana perbedaan kedua unggulan Intel tersebut hanya pada kapasitas L2 cache dimana Celeron hanya setengahnya Pentium. Misalkan Pentium L2 Cachenya 512MB, Celeron hanya 256MB. Padahal pada prosesor, faktor penentu utamanya adalah clock cycle. Untuk aplikasi standar perkantoran atau rumahan, L2 Cache Celeron sudah sangat memadai. 


Perbedaan tersebut baru terasa pada saat kita menggunakan aplikasi grafis berat atau game 3D terbaru. Padahal untuk menjalankan misalnya Prince of Persia atau Doom3, menggunakan Pentium saja tanpa didukung RAM sebesar 512MB dan VGA Card 128 MB tetap tidak mampu. Perlu diketahui, feature Celeron sekarang sudah lebih bagus daripada Pentium keluaran tahun lalu.

Untuk itu kebijaksanaan kita dalam memilih perangkat komputer tentu harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan kinerja dan kondisi keuangan. Untuk apa kita memaksakan membeli Ferrari atau Lambourghini kalau kita hanya mondar mandir dari terminal Sidareja sampai setuan saja yang jalannya mirip sungai tak berair. Terkecuali di Sidareja sudah ada jalan tol atau memang anda bersaku ekstra tebal baru lain ceritanya.

Yang perlu diketahui, pemilihan prosesor bukan sekedar pentium atau bukan, tapi dari pengujian kinerja atau benchmark. Coba test dengan Sisoftsandra (http://www.sisoftware.net/sandra/) atau Everest (http://www.Lavalys.com/everest/). Perhatikan keunggulannya dibidang apa, ingat kebutuhan komputer anda untuk apa lalu periksa isi saku anda ada anggaran berapa.

Sudah bukan masanya kita berargumen tanpa landasan pengujian ilmiah. Tidak cukup berbicara hanya bermodal “jare “ . 


Komunitas komputer Sidareja bukan kusir dokar yang berdebat dengan Polantas di prapatan terminal hanya karena menerobos lampu merah. “kulo pirso lampune abrit kedah mandeg, tapi jaran kulo mboten mudeng, dados labas mawon”

Jadi pada intinya, bijaksanalah dalam kita memilih komponen untuk komputer kita. Bukan hanya prosesor, tapi di semua bagian. Tak perlu kita merogoh saku terlalu dalam untuk membeli VGA Card 128 MB kalau hanya untuk mengetik, VGA onboard pun kini sudah lebih bagus daripada VGA AGP produksi 1 atau 2 tahun lalu.

Karena ini sekedar opini, tak perlulah kita terlalu dalam membahas masalah teknisnya. Tujuan utama tulisan ini hanya untuk membuka wawasan pembaca bahwa komputer itu teramat kompleks. Teliti dan hati-hati sangatlah perlu.

Bukan pula untuk menyudutkan Intel atau Pentiumnya. Kepada pihak Intel kami mohon maaf bila produk anda kami jadikan sampel tulisan ini.

Sekali lagi ini sekedar wacana. Penafsiran dan pemahamannya kami kembalikan ke pemikiran anda masing-masing. Anda lebih tahu mana yang terbaik untuk anda.

Terima kasih.



Arsip Multiply

Read More

06 Juli 2007

Angka 7

Dulu aku menganggap 7 angka keramat. Banyak sekali yang menyangkutpautkan angka yang satu dengan hal-hal yangluar biasa. Apalagi bagi orang spiritual dan supranatural. Kembang 7 rupa, air tujuh sumur, 7 keajaiban dunia, 7 benua dan 7 samudra, etc etc... Tapi kini tak tau harus berkata apa dengan angka itu
Di ujung fajar tanggal 7 bulan 7 ini aku termenung di depan jendela. Sempat terlintas dalam benak, hari ini temen-temen MP bersukacita merayakan hari jadi. Tapi itu hanya sekejap dan aku kembali tenggelam dalam galauku.

7 tahun lalu, saat matahari menyapa aku sudah mulai sibuk mempersiapkan hari yang baru di awal hidup yang baru.

Ya... 7 tahun lalu tanggal 7 bulan 7 aku memulai kebersamaan dengan dambaan hatiku..

Tapi mengapa Ya Alloh... setelah 7 tahun aku arungi bersama berlayar menikmati birunya lautan, menerjang ombak, menerobos badai, aku harus merasakan sepinya hidup sendiri mengawali hari. Hari  ke 7 bulan ke 7 tahun 2007... Aku ingin berlari, berlari dan terus mencari kemana mutiara hati ini pergi. Teramat berat bagiku untuk hidup begini. Apakah aku kan mampu menjalani, duh Gusti...

Apakah ini arti dari angka 7 buat aku...
Read More

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena