Mampir ke rumah temen, aku lihat banyak majalah. Karena keburu-buru aku ga sempat memeriksa, cuma lihat gambar covernya yang sekilas asik dan nama majalahnya kayaknya menarik, Liberty.
Nyampe kantor baru aku ngedumel setelah melihat isi majalah itu.
Isinya kebanyakan artikel ga jelas dan iklan jualan jimat. Yang sedikit bisa membuat hatiku tergerak adalah bejibunnya iklan pembesaran penis.
Yang menarik adalah, hampir semua iklan tentang itu menggunakan trade mark Mak Erot. Entah itu mengaku anaknya, keponakan, teman, tetangga, pokoknya Mak Erot Forever dah...
Aku yang semula tak pernah tertarik dengan nama itu jadi kebelet membuka buku PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bokep) hanya untuk mencari literatur tentang sejarah beliau. Dan dari situ aku bisa mengerti bahwa perjuangannya di bidang pererotan lumayan panjang. Jauh lebih panjang dari jimat pasien yang ditanganinya.
Mak Erot ternyata orang Rusia yang terlahir pada tahun 1920 dengan nama Mаховиновичa Еротiчка. Terbaca Makhovinovicha Erotichka yang artinya makhluk Tuhan yang paling erotis.
Karena merasa tak setuju dengan ideologi komunis yang mensyaratkan sama rata sama rasa, dia pergi ke Arab Saudi untuk meningkatkan taraf kehidupannya menjadi TKW. Ternyata kehidupan sebagai pembantu rumah tangga tidak seindah harapannya semula. Karena masyarakat Arab punya paham yang ga mengenakan, dimana babi haram, tapi babu dianggap halal.
Dia pun melarikan diri dari rumah majikannya dan mencoba bertahan hidup mengandalkan keahliannya mengurus jimat laki-laki. Sayang usaha barunya tidak bisa berkembang. Setiap kali menawarkan jasa, selalu saja ditolak calon konsumennya, "ga perlu dibesarin lagi, neng..."
Pernah ada yang mencoba keahliannya. Baru saja memulai ritual buka kolor, Erot muda kaget melihat ukuran jimat pasiennya sampai berteriak, "wauuuw..."
Kontan si pasien pergi sambil ngomel, "bodoh, ini bukan wau. Tapi alif..!"
Cari info sana sini, akhirnya dia dapat informasi tentang Indonesia dimana laki-lakinya banyak yang tak mau mensyukuri ukuran jimat yang sebenarnya normal untuk tipe Asia itu.
Melihat kenyataan bahwa laki-laki Indonesia lebih mementingkan ukuran daripada fungsinya, hijrahlah dia ke negeri tercinta ini pada tahun 1945. Karena orang Indonesia kesulitan menyebut nama aslinya, mereka menyingkatnya dengan nama Mak Erot.
Ketika memulai bisnisnya, Mak Erot mendapatkan saingan berat dari dukun pribumi bernama Mak Lampir. Namun ketika orde baru berkuasa, Mak Lampir harus hengkang dari bisnis tersebut karena tak bisa menunjukan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Bokep) dari KPK (Komisi Pemberdayaan Kelamin). Jadilah Mak Erot berjaya dalam bisnisnya sampai bisa go international.
Hanya saja gurita bisnisnya sempat terganggu ketika dia gagal menangani juragan teroris Dr. Azhari yang iri dan ingin alatnya dipermak sebesar bomnya Sarah Azhari. Salah satu jaringan panti pijat internasionalnya di Jakarta pun dibom.
Mak Erot cepat bangkit dan segera menyerpis semua senjata detasemen 88 sehingga bisa menewaskan Dr. Azhari di Malang. Namun dendam para teroris ternyata belum juga hilang. Mereka tetap panas hati akan kemajuan usaha Mak Erot.
Apalagi ketika mendengar rencana serombongan pemain bola international dari klub MU beramai-ramai mau jadi pasien, disiapkanlah lagi serangan bom untuk menggagalkannya. Dan terjadilah kasus bom JW Ma'Errot kedua.
Sejak saat itulah Mak Erot lenyap dari pemberitaan impotaimen. Entah meninggal kena bom kedua atau ikut memburu Udin Ngetop atau sengaja ngumpet takut dijadikan sasaran bom lagi tak begitu jelas ceritanya. Pokoknya sama tak jelasnya dengan tulisan yang aku pikir semakin ngaco aja neh...
Herman deh...
Pengen nulis yang bener kok buntutnya udah ga karuan lagi.
Semoga mumetku segera sembuh dan tidak menyebabkan serangan jantung, impotensi dan mengganggu kehamilan...
Nyampe kantor baru aku ngedumel setelah melihat isi majalah itu.
Isinya kebanyakan artikel ga jelas dan iklan jualan jimat. Yang sedikit bisa membuat hatiku tergerak adalah bejibunnya iklan pembesaran penis.
Yang menarik adalah, hampir semua iklan tentang itu menggunakan trade mark Mak Erot. Entah itu mengaku anaknya, keponakan, teman, tetangga, pokoknya Mak Erot Forever dah...
Aku yang semula tak pernah tertarik dengan nama itu jadi kebelet membuka buku PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bokep) hanya untuk mencari literatur tentang sejarah beliau. Dan dari situ aku bisa mengerti bahwa perjuangannya di bidang pererotan lumayan panjang. Jauh lebih panjang dari jimat pasien yang ditanganinya.
Mak Erot ternyata orang Rusia yang terlahir pada tahun 1920 dengan nama Mаховиновичa Еротiчка. Terbaca Makhovinovicha Erotichka yang artinya makhluk Tuhan yang paling erotis.
Karena merasa tak setuju dengan ideologi komunis yang mensyaratkan sama rata sama rasa, dia pergi ke Arab Saudi untuk meningkatkan taraf kehidupannya menjadi TKW. Ternyata kehidupan sebagai pembantu rumah tangga tidak seindah harapannya semula. Karena masyarakat Arab punya paham yang ga mengenakan, dimana babi haram, tapi babu dianggap halal.
Dia pun melarikan diri dari rumah majikannya dan mencoba bertahan hidup mengandalkan keahliannya mengurus jimat laki-laki. Sayang usaha barunya tidak bisa berkembang. Setiap kali menawarkan jasa, selalu saja ditolak calon konsumennya, "ga perlu dibesarin lagi, neng..."
Pernah ada yang mencoba keahliannya. Baru saja memulai ritual buka kolor, Erot muda kaget melihat ukuran jimat pasiennya sampai berteriak, "wauuuw..."
Kontan si pasien pergi sambil ngomel, "bodoh, ini bukan wau. Tapi alif..!"
Cari info sana sini, akhirnya dia dapat informasi tentang Indonesia dimana laki-lakinya banyak yang tak mau mensyukuri ukuran jimat yang sebenarnya normal untuk tipe Asia itu.
Melihat kenyataan bahwa laki-laki Indonesia lebih mementingkan ukuran daripada fungsinya, hijrahlah dia ke negeri tercinta ini pada tahun 1945. Karena orang Indonesia kesulitan menyebut nama aslinya, mereka menyingkatnya dengan nama Mak Erot.
Ketika memulai bisnisnya, Mak Erot mendapatkan saingan berat dari dukun pribumi bernama Mak Lampir. Namun ketika orde baru berkuasa, Mak Lampir harus hengkang dari bisnis tersebut karena tak bisa menunjukan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Bokep) dari KPK (Komisi Pemberdayaan Kelamin). Jadilah Mak Erot berjaya dalam bisnisnya sampai bisa go international.
Hanya saja gurita bisnisnya sempat terganggu ketika dia gagal menangani juragan teroris Dr. Azhari yang iri dan ingin alatnya dipermak sebesar bomnya Sarah Azhari. Salah satu jaringan panti pijat internasionalnya di Jakarta pun dibom.
Mak Erot cepat bangkit dan segera menyerpis semua senjata detasemen 88 sehingga bisa menewaskan Dr. Azhari di Malang. Namun dendam para teroris ternyata belum juga hilang. Mereka tetap panas hati akan kemajuan usaha Mak Erot.
Apalagi ketika mendengar rencana serombongan pemain bola international dari klub MU beramai-ramai mau jadi pasien, disiapkanlah lagi serangan bom untuk menggagalkannya. Dan terjadilah kasus bom JW Ma'Errot kedua.
Sejak saat itulah Mak Erot lenyap dari pemberitaan impotaimen. Entah meninggal kena bom kedua atau ikut memburu Udin Ngetop atau sengaja ngumpet takut dijadikan sasaran bom lagi tak begitu jelas ceritanya. Pokoknya sama tak jelasnya dengan tulisan yang aku pikir semakin ngaco aja neh...
Herman deh...
Pengen nulis yang bener kok buntutnya udah ga karuan lagi.
Semoga mumetku segera sembuh dan tidak menyebabkan serangan jantung, impotensi dan mengganggu kehamilan...













