15 Juli 2010

Mаховиновичa Еротiчка [ mumetologi ]

Mampir ke rumah temen, aku lihat banyak majalah. Karena keburu-buru aku ga sempat memeriksa, cuma lihat gambar covernya yang sekilas asik dan nama majalahnya kayaknya menarik, Liberty.

Nyampe kantor baru aku ngedumel setelah melihat isi majalah itu.

Isinya kebanyakan artikel ga jelas dan iklan jualan jimat. Yang sedikit bisa membuat hatiku tergerak adalah bejibunnya iklan pembesaran penis.

Yang menarik adalah, hampir semua iklan tentang itu menggunakan trade mark Mak Erot. Entah itu mengaku anaknya, keponakan, teman, tetangga, pokoknya Mak Erot Forever dah...

Aku yang semula tak pernah tertarik dengan nama itu jadi kebelet membuka buku PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bokep) hanya untuk mencari literatur tentang sejarah beliau. Dan dari situ aku bisa mengerti bahwa perjuangannya di bidang pererotan lumayan panjang. Jauh lebih panjang dari jimat pasien yang ditanganinya.

Mak Erot ternyata orang Rusia yang terlahir pada tahun 1920 dengan nama Mаховиновичa Еротiчка. Terbaca Makhovinovicha Erotichka yang artinya makhluk Tuhan yang paling erotis.

Karena merasa tak setuju dengan ideologi komunis yang mensyaratkan sama rata sama rasa, dia pergi ke Arab Saudi untuk meningkatkan taraf kehidupannya menjadi TKW. Ternyata kehidupan sebagai pembantu rumah tangga tidak seindah harapannya semula. Karena masyarakat Arab punya paham yang ga mengenakan, dimana babi haram, tapi babu dianggap halal.

Dia pun melarikan diri dari rumah majikannya dan mencoba bertahan hidup mengandalkan keahliannya mengurus jimat laki-laki. Sayang usaha barunya tidak bisa berkembang. Setiap kali menawarkan jasa, selalu saja ditolak calon konsumennya, "ga perlu dibesarin lagi, neng..."

Pernah ada yang mencoba keahliannya. Baru saja memulai ritual buka kolor, Erot muda kaget melihat ukuran jimat pasiennya sampai berteriak, "wauuuw..." 

Kontan si pasien pergi sambil ngomel, "bodoh, ini bukan wau. Tapi alif..!"

Cari info sana sini, akhirnya dia dapat informasi tentang Indonesia dimana laki-lakinya banyak yang tak mau mensyukuri ukuran jimat yang sebenarnya normal untuk tipe Asia itu.

Melihat kenyataan bahwa laki-laki Indonesia lebih mementingkan ukuran daripada fungsinya, hijrahlah dia ke negeri tercinta ini pada tahun 1945. Karena orang Indonesia kesulitan menyebut nama aslinya, mereka menyingkatnya dengan nama Mak Erot.

Ketika memulai bisnisnya, Mak Erot mendapatkan saingan berat dari dukun pribumi bernama Mak Lampir. Namun ketika orde baru berkuasa, Mak Lampir harus hengkang dari bisnis tersebut karena tak bisa menunjukan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Bokep) dari KPK (Komisi Pemberdayaan Kelamin). Jadilah Mak Erot berjaya dalam bisnisnya sampai bisa go international.

Hanya saja gurita bisnisnya sempat terganggu ketika dia gagal menangani juragan teroris Dr. Azhari yang iri dan ingin alatnya dipermak sebesar bomnya Sarah Azhari. Salah satu jaringan panti pijat internasionalnya di Jakarta pun dibom.

Mak Erot cepat bangkit dan segera menyerpis semua senjata detasemen 88 sehingga bisa menewaskan Dr. Azhari di Malang. Namun dendam para teroris ternyata belum juga hilang. Mereka tetap panas hati akan kemajuan usaha Mak Erot.

Apalagi ketika mendengar rencana serombongan pemain bola international dari klub MU beramai-ramai mau jadi pasien, disiapkanlah lagi serangan bom untuk menggagalkannya. Dan terjadilah kasus bom JW Ma'Errot kedua.

Sejak saat itulah Mak Erot lenyap dari pemberitaan impotaimen. Entah meninggal kena bom kedua atau ikut memburu Udin Ngetop atau sengaja ngumpet takut dijadikan sasaran bom lagi tak begitu jelas ceritanya. Pokoknya sama tak jelasnya dengan tulisan yang aku pikir semakin ngaco aja neh...

Herman deh...
Pengen nulis yang bener kok buntutnya udah ga karuan lagi.
Semoga mumetku segera sembuh dan tidak menyebabkan serangan jantung, impotensi dan mengganggu kehamilan...



Read More

13 Juli 2010

Tidak Sengaja [Mumetologi]

Pagi-pagi ketubruk OB yang baru nongol dari kamar mandi. Sudah menjadi pakem ketika ada kejadian semacam itu, yang terlontar pertama kali adalah kata, "maaf, tidak sengaja..."

Kenapa kata tidak sengaja yang selalu dijadikan kambing congek, bila kenyataannya sengaja atau tidak sakitnya sama saja. Padahal bila terus terang mengaku lalai pun, aku tidak akan marah kok. Walau sesuai KUHP pasal 359, kelalaian bisa diancam hukuman 5 tahun penjara.

Kembali ke soal tidak sengaja...
Mengapa harus menjadikan tidak sengaja sebagai alibi, bila kenyataannya semua penemuan besar di dunia berawal dari ketidaksengajaan yang kemudian diakui seolah-olah maha karya yang luar biasa.

Seperti ketika benua Amerika ditemukan dulu. Penemunya adalah Parto, pedagang kolor asal Cilacap yang sedang melakukan perjalanan bisnis dengan saudagar Arab. Perjalanan menuju Arab dilakukan berdasarkan peta pemberian relasi bisnisnya itu. Cuma karena salah persepsi, dia melakukan pelayaran ke arah timur, bukannya ke barat. Dia tak tahu kalo orang Arab cara bacanya dibalik dari kanan ke kiri.

Sampai di benua baru yang dia anggap Semenanjung Arabia itu, Parto bertemu dengan penduduk asli yang sedang berpesta minuman keras. Sebagai bangsa Indonesia yang terkenal ramah tamah dan menganggap tabu menolak rejeki walau haram, Parto ikut minum sampai terkompol-kompol.

Karena kendala bahasa, tercetuskan kata Amerika yang kemudian melekat dengan benua itu. Padahal awal mulanya dia cuma menanyakan dimana rumah kamu dalam bahasa ngapak, "nangdi umaeh rika..?"

Suku Indian juga susah sekali mengapalkan nama Parto. Mereka malah mengenalnya sebagai Kolortembus gara-gara mabuk sampai ngompol di celana Parto bilang, "hasemm, kolorku tembus..."

Celakanya Kolortembus itu termasuk penggemar acara baku hantam. Jadinya dia begitu ngefans ke olah raga yang namanya sepak bola. Kenekatannya sebagai bonek terdengar keluar negeri sampai mendapat Grammy Award dari FIFA.

Oleh karena itu, begitu banyak negara-negara jagoan bola yang ingin mengklaim Kolortembus, termasuk benua yang baru ditemukannya itu. Karena Spanyol berhasil memenangkan piala dunia kemarin, jadinya Spanyol lah yang merasa berhak memiliki Kolortembus. Lagi-lagi karena susah ejaan pula akhirnya nama Kolortembus berubah lagi di lidah orang Spanyol menjadi Colombus.

Italia yang juga ngotot akhirnya harus berbangga diri dengan mengklaim Kolortembus pernah numpang lahir di Italia serta sekolah di SD Menteng. Agar lebih mantap, teman Kolortembus asal Tegal yang sebelumnya tukang jualan teh poci pun disuap agar mau mengaku orang Itali dan mengatakan dialah yang sebenarnya menemukan benua Amerika.

Makanya sampai sekarang banyak rumor yang mengatakan penemu benua Amerika bukan Colombus, melainkan si Amerigo Tehpoci.

Purtugis pun ikut hanyut dalam euforia klaim mengklaim itu. Ga dapat Kolortembus, adiknya pun jadilah. Adik Colombus ini ternyata terkena sindrom numpang anget. Tanpa bikin bubur merah putih, nama aslinya dibuang dan diganti Dias Parto alias Adik Asli Parto. Entah kenapa setelah terkenal namanya malah jadi Partolomeus Diaz.

Kembali ke soal tidak sengaja...
Bila sebuah ketidaksengajaan saja diklaim seolah-olah sengaja, kenapa kita masih saja melempar sesuatu ke arah sana...?

Mbuhlah mumet...
Tulisan kok awal akhirnya ga nyambung blash. Kalo yang baca mau ikutan mumet yo sakarepmu deh. Pokoknya jangan hubungi dokter, tar dokternya malah ikutan mumet. Yang nulis aja mumet tenan kok...

Read More

12 Juli 2010

Siap Melayani

Kalo liat antrian sampe begini, kira-kira ada pelayanan apa di kantor polisi..?

Post via XPeria X-2
Read More

Test upload dari hape

Lagi musim keluyuran, kadang otak penuh padahal ga mungkin cari warnet. Jadi pengen coba neh upload dari hape dengan posisi gambar sebagai lampiran...

Kira-kira tampilannya tar kaya apa ya..?

Post via XPeria X-2
Read More

Sunda Bageur

Mengenang masa kecil di kampung yang terletak di pinggiran sungai Citanduy, aku selalu saja teringat akan pembauran dua budaya dalam lingkunganku. Walau sungai itu yang menjadi batas propinsi, tapi batas budaya tidak terus mengikuti pembatasan geografis tersebut. Banyak daerah yang masuk Jawa Tengah tapi masyarakatnya berbahasa sunda. Kebalikannya yang masuk wilayah Jawa Barat, justru bahasa sehari-harinya Jawa.

Di RT tempat tinggalku dulu, ada sebuah jalan kecil di tengah-tengah. Sebelah barat jalan dihuni oleh orang sunda keturunan Tasik yang dulu mengembara saat menjadi tukang kredit. Dan di sebelah timur jalan dihuni oleh penduduk asli yang berbahasa Jawa. Jadinya bila ada orang luar datang ke daerahku, mereka suka bengong dengan percakapan penduduk lintas jalan itu. Yang satu bicara bahasa Sunda, yang satunya Jawa, tapi obrolannya nyambung.

Read More

Perhatian

Beberapa kali pulang kampung menengok anak istri, tiba-tiba aku merasa bahwa aku begitu kurang perhatian kepada mereka. Seminggu atau dua minggu sekali aku hanya bisa bersama satu atau dua hari. Itupun banyak tersita oleh istirahat setelah lelah di perjalanan atau malah jalan-jalan kemana.

Yang sangat terasa adalah perhatianku ke Citra. Bisa dikatakan aku tak pernah melakukan apa-apa kepadanya. Beda dengan ketika aku mengurus kakaknya dulu. Hampir segala sesuatunya aku yang kerjakan. Bahkan mungkin bisa dikatakan yang tidak aku lakukan hanyalah menyusuinya saja.
Read More

10 Juli 2010

Kepribadian Ganda

Hidup di dua dunia kian lama kian membuatku merasa memiliki dua kepribadian yang kadang saling berlawanan. Berusaha menyelaraskan apa yang ada di alam nyata dengan alam maya ternyata teramat berat. Membiarkan semuanya mengalir apa adanya justru membuatku merasa hidup di alam surogatesnya Bruce Wilis.

Ketika kita melihat kenyataan bahwa kita sulit menjadi orang baik di alam nyata, kadang kita berusaha tampil baik di alam maya. Ketika kita merasa punya kekurangan yang sulit ditutupi, kita suka membuat diri seolah sempurna di alam satunya. Tak jarang kita temukan orang yang begitu narsis sok gaul, tapi dalam kenyataannya otaknya teramat jongkok dalam nyatanya. Tak kurang-kurang kita temukan sosok yang teramat religius dan selalu mendengungkan dalil-dalil keagamaan yang teramat dalam, tapi jangankan di kondisi nyata, di internet ketika bersembunyi lewat PM atau japri ternyata omongannya jorok.
Read More

06 Juli 2010

Prediksi Juara World Cup 2010

Ini cuman klonengan dari blognya zippy...
Hidup Der Panzer deh.
Kalo mau baca selengkapnya langsung ke empunya berita deh...

Prediksi Pemenang World Cup 2010 berdasarkan itungan tahun masehi.
Read More

Ambon-ambonen

Maap kalo judulnya roaming banget. Soalnya cari padanan kata dalam bahasa Jermannya susah banget tuh. Tapi secara garis besarnya tuh hidung seolah-olah membaui sesuatu yang sebenarnya tidak bau karena terbawa bau sebelumnya. Aku sudah cari bahasan medisnya di internet belum nemu juga dan aku pikir ini hanya masalah psikis saja.

Aku mulai terkena sindrom ambon-ambonen (apa ambun-ambunen ya..?) ketika jaman masih suka keluyuran di hutan dulu. Saat aku harus mengurus korban pendaki yang hilang di gunung dalam kondisi menjadi mayat membusuk, setelah pulang dan mandi bau itu segera hilang dari tubuh. Tapi setiap kali aku pakai pakaian yang aku gunakan saat itu, bau itu seoalh tercium lagi. Seringkali aku mencuci ulang baju sampai bolak-balik dan temen-temenku bilang ga bau apa-apa. Namun tetap saja di hidungku kaos itu bau mayat. Saat itu aku pikir aku terkena sindrom bau mayat.
Read More

STTB

Pagi-pagi dapat sms nyasar. Mending kalo bilang mau kirim duit. Ini isinya caci maki dan ditutup dengan kata putus. Persis telegram jaman dulu. Kata-katanya mumetin disingkat singkat dan tak lupa pakai penutup, ttk hbs. Hehehe...

Ga kenal maka ga sayang. Makanya aku ga pedulikan sms itu. Cuma aku jadi kepikiran tentang tidak indahnya masa modern ini. Mending kalo isinya tentang perceraian, kalo percintaan asiknya dimana ya..?

Jauh banget dibanding masa jadul dimana tukang pos selalu dinanti setiap hari. Sepucuk surat yang wangi dan warnanya pun merah hati. Mau buka saja sudah deg-degan ga karuan. Pagi siang sore dibaca sambil diciumin tiada henti. Apalagi bila terselip selembar foto, wah tambah indaaaaah kayaknya.
Read More

05 Juli 2010

Ketika Pulang Kampung

Menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial, apalagi untuk kelas di kampung yang jauh dari kota. Acara pulang kampung tak bisa dianggap sebagai ritual pribadi lagi. Selalu saja ada sisi-sisi sosial yang kadang harus mengesampingkan keinginan pribadi.

Saat pulang kampung, keinginan awal satu-satunya adalah bertemu anak istri dan istirahat dari rutinitas pekerjaan yang mulai menjejali otak. Namun ketika sudah tiba disana, keinginan itu seringkali harus kita lupakan. Yang paling sering adalah istri yang mengajak jalan setelah sekian lama merasa dipingit dari dunia luar. Sampai-sampai ibu mertua suka ngomel, "anak belum 40 hari kok dibawa keluyuran. Ora ilok..."
Read More

Rebutan Adil

Kesibukan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Stadion Mandala Krida turut menyibukan segenap anak buahku juga. Mereka dikomandoi petugas sekuriti sudah bersiap-siap memasang tanda parkir di halaman depan dan belakang galeri. Selama ini aku memang selalu membiarkan mereka melakukan itu sebagai tambahan penghasilan selama tidak mengganggu kegiatan dan keamanan galeri. 

Aku cuma percayakan saja semuanya karena aku harus ke Cilacap ketika mereka mulai sibuk. Mereka juga aku pinjemin sedikit dana buat modal jualan air minum kemasan. Yang penting setelah kegiatan selesai segara dikembalikan utuh tanpa bunga.
Read More

Sebab Akibat

Hukum sebab akibat sebenarnya teramat sederhana penjabarannya. Hanya sayangnya, kita seringkali membacanya menggunakan logika yang terbalik sesuai keinginan hati yang kadang mengesampingkan unsur fakta dan keadilan, sehingga semuanya terasa menjadi rumit.

Seperti seorang anak dari keluarga berantakan yang sekian lama dipingit tak bisa berkomunikasi dengan sang ayah. Ketika ada kesempatan yang membuat sang ayah datang menengok, di sela kebahagiaan si anak, terbersit rasa pedih yang menggunung. Secara hukum sebab akibat sederhana, wajar bila si anak terus menangis. Karena rindu ayahnya dan hanya diberi kesempatan teramat pendek untuk bisa bersama. Hanya saja logika terbalik yang digunakan sang ibu yang membuat si anak bingung. Anak harus diisolir dari sang ayah, karena bila ketemu pasti si anak hanya akan menangis sedih.
Read More

03 Juli 2010

Pepatah Payah

Orang seringkali begitu mudah membuat pepatah, tapi ketika sampai di pelaksanaan kata-kata, kebanyakan semua itu hanya kembang lambe semata. Seperti ketika orang berkata masa lalu adalah teman dalam kenangan, bukannya beban masa depan. Tapi nyatanya sebuah kebencian dari masa lalu tak juga bisa lenyap sudut mata yang seharusnya tengah berbahagia itu.

Di masa kecil dulu suka ada istilah, "jangan makan dulu kan mau kondangan.." Kini pepatah itu sudah lama lenyap, karena orang tak lagi berminat numpang makan sekenyangnya di hajatan. Namun aku yang kemarin berangkat kelaparan, benar-benar bisa kenyang sebelum mulai makan. Menghadiri hari bahagia, ternyata tidak bisa diterima sebagai upaya menyambung tali silatuahmi yang terkoyak. Justru lebih banyak dianggap penggangu dengan istilah tamu tak diundang.
Read More

01 Juli 2010

Update Status Pesbuk via Sandal Jepit

Gara-gara status pesbuk, kemarin aku diuber-uber orang. Bukan komplen isi statusnya, tapi aplikasi buat update statusnya. Beberapa hari di bawah statusku tertulis "via Fасebook for Apple iPad". Beberapa temen pada nanya-nanya tentang ipad yang sebenarnya aku sendiri ga tau kayak apa wujudnya. Denger harganya aja dah ngeri banget...

Dan pagi ini kembali datang komplen yang sama, gara-gara aplikasinya ganti jadi "via nokia 3310". Emang bisa, tanya temen. Ketika aku kasih link ke posting kemarin tentang update status pake hape 3310 via Tri, aku malah dipisuhin habis-habisan. Hehehe...

Aku sebenarnya bukan sok gaul pake yang gituan. Aplikasi itu nemu ga sengaja dan aku pikir bagus untuk ngerjain temen yang sok gaul dan mengejar gengsi melalui status. Soalnya ada beberapa temen yang maksain pinjem duit untuk beli telekberi hanya untuk memunculkan logo pentol korek di setiap status pesbuknya. Sebuah obsesi atas teknologi yang ajaib di mataku hanya demi gengsi.

Kalo tak banyak omong sih buatku gapapa. Sebelnya mereka suka begitu membanggakan tempelan logo itu dan suka menyuruhku beli juga. Saking sebelnya dikomentari terus, aku sampai pernah bilang rada nyombong, "harga telekberimu berapa sih..? ngakunya anak gaul ga bisa liat harga xperiaku.."

Hihihi jadi dosa neh. Lagian apa sih pentingnya status pesbuk...? Tapi setelah itu mereka ga pernah mau usil lagi.  Apalagi setelah melihat statusku pake ipad. Hahaha...

Yang pengen ikut bikin aplikasi status yang aneh-aneh, masuk aja ke statusvia.net Mau bikin sendiri juga bisa. Misalnya via facebook for sandal jepit apa kaleng susu juga bisa. Logonya tinggal bikin aja sendiri sesuai keinginan. Ga susah kok...

Selamat mencoba dah...
Read More

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena