Saat di Banjarmasin dua hari lalu, aku masih bisa posting sampe 2 kali ke Blogger pake hape. Eh, begitu kembali ke Tamianglayang kemarin subuh, Blogger sudah ngadat dalam perbaikan. Sempat heran juga dengan maintenance Blogger kali ini yang makan waktu sampai 2 hari. Biasanya mogok satu dua jam juga dah sehat lagi.
Awalnya sih cuma berstatus read only, dalam artian ga bisa posting tapi blog masih bisa dibaca-baca. Tapi sore tadi penyakitnya nambah. Dua jurnal terakhir yang diposting dalam kondisi maintenance mendadak hilang dari blog. Ketika Blogger sudah bisa dibuka kembali, kedua jurnal itu tidak juga kembali. Padahal janjinya di Blogger status, semua yang hilang akan dikembalikan seperti semula. Untung saja aku selalu melakukan crossposting antara Blogger dan Multiply, sehingga tidak perlu kehilangan catatan sejarah perjuangan hidup yang sebenarnya ga penting.
Yang lebih mengenaskan adalah sempat tersebar isu kalo blogger akan ditutup. Sampai akhirnya nemu pencerahan di Blogger Buzz yang mengatakan bahwa :
Sebelum tahun 2006, Blogger dan Google memang menggunakan account terpisah. Sejak 2007, Google sudah mensosialisasikan penggabungan account Blogger ke account Google. Mungkin karena banyak yang ndableg, akhirnya proses integrasi itu dipaksakan seperti yang terjadi saat ini. Ini juga berlaku untuk pemilik account Youtube yang sejak bulan Mei 2009 sudah diminta untuk mengalihkan account Youtube nya dengan account Google. Soal ini bisa dibaca di Youtube Global.
Agaknya perebutan pasar di dunia maya sudah sedemikian ketat sampai membuat Google gerah. Meskipun Google termasuk perusahaan yang sehat di dunia bisnis, namun cukup banyak produknya yang dianggap gagal. Misalnya :
Google X, yang merupakan versi dari home page Google dengan model interface Mac OS.
Google Catalog yang merupakan mesin pencari catalog online. Dikembangkan sejak tahun 2001 sampai 2009, namun dari awal sampai akhir hayatnya tak pernah melepas label beta nya.
Google Answers yang sempat nongol sejak tahun 2002 sebagai tandingan Yahoo! Answers. Distop pengembangannya pada tahun 2006 karena kekurangan penggemar
Google Video Player untuk memainkan file video Google yang dihentikan pengembangannya pada tahun 2007 dan digantikan dengan mengakuisisi Youtube.
Google Wave yang dirancang Google agar penggunanya bisa melakukan komunikasi layaknya email dan instant messaging dengan cara yang baru. Namun google wave terlalu rumit dan sepi peminat. Akhirnya bulan Agustus 2010 Google resmi mengumumkan penutupan layanan ini.
Produk lain yang bisa dikatakan gagal diantaranya : Web Accelerator, Wiki Search, Google Audio Ads, Google Page Creator dan masih banyak lagi. Ada juga yang masih bertahan, namun bila orang Madura mengatakan "maju tak jalan" diantaranya : Google Buzz yang disiapkan untuk menandingi Twitter, Gtalk untuk menandingi Y!M, Knol untuk menandingi Wikipedia, Google Groups untuk menandingi milis Yahoo dan beberapa lagi lainnya.
Namun yang jelas, Google masih tetap nomor satu untuk urusan mesin pencari walaupun algoritmanya sering dikacaukan oleh para pebisnis onlen dengan black SEO nya. Untuk urusan webmail, Gmail juga lebih bagus dibandingkan Yahoo yang pelindung spamnya kurang beres. Google Adsense didukung Google Adwords juga masih bisa dibilang jagoan untuk urusan periklanan.
Untuk urusan ngeblog, ya Blogger lah yang membebaskan kita mengutak-atik tampilan dengan berbagai script yang tak ditolelir oleh penyedia layanan blog gratisan lainnya. Walau kadang kebebasan ini membuat para penggunanya overdosis dalam mendandani tampilan blognya, sampai ga mikirin orang lain tersiksa dengan load halaman yang begitu memakan waktu. Sudah tampilannya rame banget, tapi ngebet pengen dikomengin temen. Udah gitu masih pasang verifikasi kata lagi. Wuah, nyebelinnya poool...
Pokoknya bersyukur banget, malam ini Blogger sudah pulih
Dan semoga tidak ketularan rese seperti Mulkipli Indonesia...
Awalnya sih cuma berstatus read only, dalam artian ga bisa posting tapi blog masih bisa dibaca-baca. Tapi sore tadi penyakitnya nambah. Dua jurnal terakhir yang diposting dalam kondisi maintenance mendadak hilang dari blog. Ketika Blogger sudah bisa dibuka kembali, kedua jurnal itu tidak juga kembali. Padahal janjinya di Blogger status, semua yang hilang akan dikembalikan seperti semula. Untung saja aku selalu melakukan crossposting antara Blogger dan Multiply, sehingga tidak perlu kehilangan catatan sejarah perjuangan hidup yang sebenarnya ga penting.
Yang lebih mengenaskan adalah sempat tersebar isu kalo blogger akan ditutup. Sampai akhirnya nemu pencerahan di Blogger Buzz yang mengatakan bahwa :
Pada tanggal 25 Juni 2011 akan diadakan penutupan permanen secara otomatis account Blogger yang terdaftar sejak sebelum tahun 2007, kecuali yang sudah menggabungkan account Bloggernya dengan account Google.
Sebelum tahun 2006, Blogger dan Google memang menggunakan account terpisah. Sejak 2007, Google sudah mensosialisasikan penggabungan account Blogger ke account Google. Mungkin karena banyak yang ndableg, akhirnya proses integrasi itu dipaksakan seperti yang terjadi saat ini. Ini juga berlaku untuk pemilik account Youtube yang sejak bulan Mei 2009 sudah diminta untuk mengalihkan account Youtube nya dengan account Google. Soal ini bisa dibaca di Youtube Global.
Agaknya perebutan pasar di dunia maya sudah sedemikian ketat sampai membuat Google gerah. Meskipun Google termasuk perusahaan yang sehat di dunia bisnis, namun cukup banyak produknya yang dianggap gagal. Misalnya :
Google X, yang merupakan versi dari home page Google dengan model interface Mac OS.
Google Catalog yang merupakan mesin pencari catalog online. Dikembangkan sejak tahun 2001 sampai 2009, namun dari awal sampai akhir hayatnya tak pernah melepas label beta nya.
Google Answers yang sempat nongol sejak tahun 2002 sebagai tandingan Yahoo! Answers. Distop pengembangannya pada tahun 2006 karena kekurangan penggemar
Google Video Player untuk memainkan file video Google yang dihentikan pengembangannya pada tahun 2007 dan digantikan dengan mengakuisisi Youtube.
Google Wave yang dirancang Google agar penggunanya bisa melakukan komunikasi layaknya email dan instant messaging dengan cara yang baru. Namun google wave terlalu rumit dan sepi peminat. Akhirnya bulan Agustus 2010 Google resmi mengumumkan penutupan layanan ini.
Produk lain yang bisa dikatakan gagal diantaranya : Web Accelerator, Wiki Search, Google Audio Ads, Google Page Creator dan masih banyak lagi. Ada juga yang masih bertahan, namun bila orang Madura mengatakan "maju tak jalan" diantaranya : Google Buzz yang disiapkan untuk menandingi Twitter, Gtalk untuk menandingi Y!M, Knol untuk menandingi Wikipedia, Google Groups untuk menandingi milis Yahoo dan beberapa lagi lainnya.
Namun yang jelas, Google masih tetap nomor satu untuk urusan mesin pencari walaupun algoritmanya sering dikacaukan oleh para pebisnis onlen dengan black SEO nya. Untuk urusan webmail, Gmail juga lebih bagus dibandingkan Yahoo yang pelindung spamnya kurang beres. Google Adsense didukung Google Adwords juga masih bisa dibilang jagoan untuk urusan periklanan.
Untuk urusan ngeblog, ya Blogger lah yang membebaskan kita mengutak-atik tampilan dengan berbagai script yang tak ditolelir oleh penyedia layanan blog gratisan lainnya. Walau kadang kebebasan ini membuat para penggunanya overdosis dalam mendandani tampilan blognya, sampai ga mikirin orang lain tersiksa dengan load halaman yang begitu memakan waktu. Sudah tampilannya rame banget, tapi ngebet pengen dikomengin temen. Udah gitu masih pasang verifikasi kata lagi. Wuah, nyebelinnya poool...
Pokoknya bersyukur banget, malam ini Blogger sudah pulih
Dan semoga tidak ketularan rese seperti Mulkipli Indonesia...



















